August 6, 2010

mengapa seperti ini akhirnya :(

Dulu dia suka menyapa atau tersenyum jika bertemu denganku.
Tapi sekarang dia memalingkan muka bahkan menghindariku jika melihatku.

Gak tau apa yang udah aku lakukan padanya hingga dia seperti itu padaku. Lama aku berpikir tentang
perubahan itu. Akhirnya aku sadar akan perubahan dia.
Mungkin dia tau perasaanku padanya dan dia tidak ingin membuatku kecewa dengan memberi harapan padaku.
Aku menangis menyesali semua ini. Menyesali perasaan yang tak seharusnya ada untuk dia. Harusnya aku hanya menganggap dia tak lebih dari teman masa kecil dari SD sampai sekarang di SMA. Maafkan aku !

Aku ingin memulai hidup baru dengan
melupakan semua perasaanku pada dia yang tak seharusnya ada. Walaupun aku sadar hati aku terlanjur mengukir namanya dan tak akan pernah bisa menghapus ukiran ini sampai kapanpun.


mungkin seandainya sikap dia masih sama seperti dulu padaku, aku tak akan sesakit ini. aku takkan menyesali perasaan yang muncul tanpa aku sadari.
sekarang masalahnya kita sudah kelas XII, sebentar lagi kuliah. aku takut jika nanti kita beda kampus beda kota, dia akan melupakanku.
hahaha #tertawa perih :(

June 20, 2010

Ku ingin engkau mengerti perasaanku

Bagi dunia, aku hanyalah seorang. Tetapi, bagi seseorang, Akulah dunia.

Tepatkah kata-kata itu bila aku katakannya padamu seorang?

Mungkin iya, atau mungkin juga tidak. Seluruh perasaan ini tidak juga tepat bila digambarkan kata-kata itu. Dan aku lebih menyukainya bila aku tidak mengatakan apa-apa kepadamu. Karena aku menyukai semua rahasia, apapun. Termasuk perasaanku, kujadikan pula sebagai rahasia terpendam. Aku tersenyum, memikirkan hal ini sambil meraba dadaku yang berdentum mengikuti iramanya. Dapatkah aku menunjukannya? tanpa perlu mengatakan apapun kepadamu. Adapun kau merasakannya juga, entah apa boleh aku berharap terlalu banyak. Sejujurnya, aku hanyalah orang yang menginginkan seseorang yang seperti kamu. Kamu dan kamu, tak ingin yang lain. Begitu banyak hal yang selalu dapat membuatku tersenyum lebar, tapi denganmu aku tak bisa tersenyum ataupun bersedih. Kosong, mengikatku erat-erat memaksaku merasakannya. Karena cinta, setulusnya untukmu.Aku terlalu melibatkan banyak kesedihan dalam cerita cintaku, tapi akupun terlalu melibatkan banyak harapan dalam cintaku padamu. Tak ada hasrat, untuk mengharap kau membalas perasaanku. Hanyalah keinginan, kau tahu apa yang aku rasakan ketika aku memandangimu tanpa ucapkan satu katapun dari bibirku.Aku hanya dapat berandai-andai, tak berusaha untuk menggapaimu. Kau matahari, sedangkan akulah bintangnya. Aku selalu ingin dapat bersanding disisimu, tetapi banyak orang selain diriku menginginkan hal yang sama. Aku tidak percaya, aku terlalu keras kepala dalam menjadikanmu penguasa di hatiku. Tapi, mau apa lagi? Sebanyak apapun orang yang memujamu, kau harus tahu bahwa aku yang selalu mengharapkanmu meski aku tak pernah mengungkapkannya.

: ini adalah notenya temen aku, udah aku anggap kakak aku sendiri , dia tinggal di yogya. aku share ke sini , karena dia menghilang, gak ada kabar sama sekali.